Dampak Covid-19, Liga Berhenti, Pemain PSIS Semarang ini Mencoba Bisnis

oleh

CILACAP.INFO – Dampak dari pandemi Covid-19, membuat sejumlah cabang olahraga pun diberhentikan, seperti kompetisi kelas atas (Liga 1).

Dampak tersebut juga menimbulkan sejumlah pemain berhenti dalam perhelatan sepak bola, namun mereka tetap melakukan latihan agar tetap bugar dan stamina terjaga.

Selain daripada itu, juga ada beberapa pemain yang mencoba peruntungan yakni dengan mencoba menekuni bisnis atau usaha, salah satu nya pemain PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto.

Melansir laman PSIS, bahwa ia mengatakan, “Usaha ini guna mengisi waktu luang dimana liga 1 telah diberhentikan oleh PT LIB. Maka tidak ada salahnya saya mencoba untuk terjun dengan menggeluti bisnis.” Kata dia.

Pemain yang diketahui sebagai penyerang PSIS Semarang ini juga diketahui jualan secara online melalui akun instagramnya di @hny_id. Terlihat dia sedang menawarkan bisnisnya secara online yakni berupa pakaian.

Tak hanya Hari Nur, pemain Laskar Mahesa Jenar lainnya juga melakukan hal serupa dengan Hari. Yakni Alfeandra Dewangga Santosa dan jugaKartika Vedhayanto.

Sahabat seperjuangan atau satu klub dengan Hari, yakni Alfeandra Dewangga Santosa juga menjual kaos. Sementara itu Kartika Vedhayanto menjadi distributor pakaian dan juga di pasarkan secara online.

Dua Pemain yang diketahui masih muda dan merupakan punggawa tim nasional U-19 memiliki tekad yang kuat untuk belajar menekuni bisnis. Selain itu mereka juga ingin meningkatkan penghematan di tengah-tengah situasi pandemi covid-19 yang menyebabkan kompetisi Liga 1 berhenti.

Dewangga mengatakan bahwa dirinya sudah lama berniat menekuni bisnis. “Sebenarnya saya sudah lama memiliki niatan untuk berbisnis kaos.” Kata Dewangga.

Senada dengan rekannya, Vedhayanto juga ingin menekuni bisnis dan belajar berbisnis. “Jika mas Hari Nur dan Dewa memproduksi merek mereka, maka saya hanya menjualnya.” Katanya.