KARANGANYAR, CILACAP.INFO – Tidak hanya para pemain game pria, gamers perempuan juga turut meramaikan turnamen e-sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe Kabupaten Karanganyar.
Dalam event ini, suasana penuh keakraban dan kebersamaan terlihat jelas di arena Pojok Push Rank dalam acara Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Di sudut arena yang dipenuhi oleh para pemuda dari berbagai daerah di Jawa Tengah, para pengunjung hadir tidak hanya untuk menyaksikan pertandingan para juara Mobile Legends, tetapi juga untuk menikmati keseruan bermain bersama atau mabar sembari membangun pertemanan baru.
Suara tawa, teriakan semangat, dan percakapan ringan di antara para gamer terdengar bergantian.
Meskipun berasal dari kota yang berbeda dan datang untuk mendukung tim masing-masing, generasi Z dengan cepat berbaur dalam suasana yang hangat dan penuh semangat sportifitas.
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Hari Muhammad Syamsudin dan Dygto Wildan Navas Perdana, dua pendukung dari Klaten yang hadir untuk mendukung tim perwakilan daerah mereka.
Di antara pertandingan berlangsung, keduanya memanfaatkan fasilitas Pojok Push Rank untuk bermain bersama pengunjung lainnya.
Menurut Hari, pengalaman bermain di area tersebut jauh lebih menyenangkan dibandingkan ketika ia melakukan push rank sendirian di rumah.
“Biasanya saya mabar dengan teman-teman, tetapi ini adalah pertama kalinya merasakan push rank di acara sebesar ini. Rasanya lebih seru karena banyak teman yang juga kompetitif dan kompak. Jadi, semangat untuk naik rank menjadi lebih tinggi,” ujarnya.
Saat ini, ia berada di level Legend dan berharap bahwa melalui keseruan push rank ini, ia dapat terus meningkatkan peringkatnya hingga mencapai level tertinggi.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Gladis dan Nazwa, yang merupakan pengunjung dari Pekalongan, mengatakan bahwa mereka sangat menikmati suasana kebersamaan di area tersebut.
Selain meningkatkan kemampuan bermain, mereka juga memiliki kesempatan untuk bertemu banyak pemain baru.
“Jika saya bermain sendiri di rumah, kadang cepat merasa bosan. Di sini berbeda, banyak teman baru, suasananya ramai, dan semua memiliki tujuan yang sama, yaitu push rank. Ini sangat meningkatkan semangat dan sekaligus menambah relasi pertemanan,” kata Nazwa.
Keasyikan yang sama juga tampak di Pojok Mabar, yang dipenuhi dengan pengunjung dan pendukung yang asyik bermain bersama di deretan konsol PlayStation 4 yang disediakan oleh panitia.
Keceriaan semakin lengkap dengan hadirnya berbagai wahana permainan, seperti mesin pemukul, permainan bola basket, hingga permainan balap yang tidak kalah seru dengan arena permainan di pusat perbelanjaan.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa Pojok Push Rank dan Pojok Mabar sengaja disediakan dalam turnamen ini sebagai ruang interaksi untuk komunitas.
Sehingga para pengunjung tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi juga merasakan pengalaman bermain secara langsung dalam suasana yang positif.
“Melalui Pojok Push Rank dan Pojok Mabar, kami ingin menciptakan ruang yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah untuk saling mengenal, berinteraksi, dan membangun kebersamaan melalui hobi yang mereka gemari,” ucap Kombes Pol Artanto.
“Ini bukan hanya tentang meningkatkan peringkat permainan, tetapi juga memperluas pertemanan dan menumbuhkan semangat sportivitas,” ujar Kombes Pol Artanto.
Ia menambahkan bahwa budaya bermain bersama atau mabar merupakan bagian dari karakter komunitas esports yang kaya akan nilai-nilai kerja sama, komunikasi, dan kekompakan.
Oleh karena itu, Polda Jateng berkomitmen untuk menyediakan ruang yang aman dan nyaman bagi generasi muda dalam menyalurkan hobi mereka secara positif.
“Kapolda Jateng Cup 2026 bukan sekadar ajang perlombaan untuk menentukan juara, tetapi juga merupakan festival komunitas yang memperkuat hubungan antar generasi muda di Jawa Tengah,” kata Kombes Pol Artanto.
“Dengan minat yang sama, mereka dapat saling mengenal, belajar berkolaborasi, dan membangun jaringan persahabatan yang lebih luas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Artanto berharap semangat kebersamaan yang muncul di Pojok Push Rank dapat menjadi dorongan positif bagi pertumbuhan ekosistem esports di Jawa Tengah.
“Hal yang paling menggembirakan adalah menyaksikan para pemuda dari berbagai daerah berkumpul, bermain, dan tertawa bersama dalam suasana yang akrab,” kata Kombes Pol Artanto.
“Ini adalah semangat yang ingin kami hadirkan melalui Kapolda Jateng Cup 2026, yaitu menciptakan ruang kebersamaan yang sehat, kreatif, dan membanggakan bagi generasi muda,” tuturnya.

