KARANGANYAR, CILACAP.INFO – Suasana festival yang meriah dan penuh warna akan menghiasi pelaksanaan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah pada akhir pekan ini.
Acara ini tidak hanya menawarkan ketegangan dalam strategi di arena permainan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), tetapi juga panggung megah di De Tjolomadoe, Karanganyar.
Event ini juga yang akan memanjakan mata pengunjung dengan kehadiran para pencipta berbakat dalam ajang Kompetisi Cosplay dan Coswalk pada hari Sabtu, 20 Juni 2026.
Partisipasi dalam acara cosplay ini diprediksi menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat umum.
Pengunjung akan diajak berimajinasi dengan melihat langsung karakter-karakter ikonik dari dunia game dan anime yang seakan “hidup” dari layar.
Mulai dari ksatria kuat seperti Alucard dan Gusion, hingga karakter cantik seperti Miya, Layla, dan Kagura, semuanya siap untuk tampil dan berfoto dengan para penggemar di lokasi acara.
Dalam penjelasannya di Mapolda Jateng pada Kamis (18/06), Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyatakan bahwa cosplay telah berkembang.
Bukan menjadi lebih dari sekedar hobi berpakaian yang sering diremehkan, melainkan telah menjadi seni pertunjukan modern dengan nilai tinggi.
“Cosplay merupakan seni kreatif yang melibatkan berbagai dimensi, termasuk keterampilan desain kostum, tata rias, penguasaan panggung, serta ekspresi diri,” tutur Kombes Pol Artanto.
“Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat luar biasa ini dalam wadah yang positif dan terarah,” jelas Kombes Pol Artanto.
Di balik keindahan visual para cosplayer, terdapat proses kerja keras dan disiplin yang tinggi.
Proses tersebut mencakup penelitian mendalam tentang karakter, keterampilan teknis dalam membuat atribut, perancangan detail kostum, dan keberanian untuk tampil percaya diri di hadapan publik.
Proses kreatif ini dianggap melatih imajinasi, inovasi, serta kemampuan komunikasi anak muda.
“Ekosistem esports dan cosplay ini berkembang dari komunitas digital yang sama-sama kreatif. Melalui acara ini, Polda Jateng ingin menegaskan dukungannya terhadap ekonomi kreatif,” ucap Kombes Pol Artanto.
“Kita dapat melihat bagaimana dunia cosplay kini telah menciptakan banyak lapangan kerja baru yang memiliki nilai ekonomi, mulai dari pembuat kostum, pembuat atribut, fotografer, penyunting video, hingga pencipta konten,” tambahnya.
Langkah positif ini juga mencerminkan komitmen Polda Jateng dalam mendukung tren positif di kalangan Gen Z.
Tampilkan Semua

