“Energi besar generasi muda harus diarahkan kepada hal-hal yang positif, dan salah satunya melalui esports. Kami ingin anak-anak muda di Jawa Tengah memiliki ruang untuk berkembang, berkompetisi, dan berprestasi,” ungkapnya.
Kapolda juga menyampaikan harapannya agar Kapolda Jateng Cup dan Kapolres Cup terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang bergengsi, serta menjadi bagian dari pengembangan ekosistem esports di Jawa Tengah.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyatakan bahwa Kapolda Jateng Cup 2026 tidak hanya diselenggarakan sebagai turnamen olahraga elektronik, tetapi juga sebagai festival bagi generasi muda yang menawarkan berbagai aktivitas kreatif dan edukatif.
“Kapolda Jateng Cup adalah sebuah wadah kolaborasi yang menggabungkan kompetisi, kreativitas, komunitas, hiburan, dan pendidikan dalam satu ekosistem yang positif,tutur Kombes Pol Artanto.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung perkembangan generasi muda yang kreatif, sehat, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” jelas Kombes Pol Artanto.
Ia menambahkan, semangat peserta dan masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa esports kini merupakan bagian dari budaya generasi muda yang harus didukung dan diarahkan dengan cara yang positif.
Dilengkapi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti meet and greet dengan pemain profesional nasional, kompetisi cosplay, hiburan musik, pojok push rank, serta festival kuliner, menjadikan Kapolda Jateng Cup 2026 sebagai festival komunitas yang inklusif dan meriah.
“Harapan kami, melalui acara ini akan muncul talenta-talenta esports terbaik dari Jawa Tengah yang mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional. Lebih dari itu, kami ingin membangun kedekatan yang lebih hangat antara Polri dan generasi muda melalui ruang interaksi yang sehat, kreatif, dan penuh semangat kebersamaan,” tutup Kombes Pol Artanto.
Tampilkan Semua
