Kasus Penganiayaan, Saddil Ramdani Terancam 7 Tahun

oleh

CILACAP.INFO – Saddil Ramdani, pemain sepak bola Bhayangkara FC dan Pemain timnas Indonesia ditetapkan tersangka oleh Polisi Resor (Polres) Kendari Polda Sulawesi Tenggara.

Pemain kelahiran 2 Januari 1999 itu ditetapkan sebagai tersangka karena kasus penganiayaan.

Usut punya usut, kasus yang menjerat saddil ramdani hingga melakukan penganiayaan tersebut ada unsur tentang keluarganya.

Mengutip Instagram miliknya, Saddil Ramdhani menuliskan status bahwa kehormatan keluarga lebih penting.

“Tetap melangkah dan semangat untuk bekerja tidak perduli dengan orang-orang yang telah mereka ucapkan terhadapmu karena sesungguhnya mereka tidak mengerti dan tidak tau apa yang telah terjadi. Ingat harga diri keluarga lebih penting dari apa yang dicapai sekarang Bahkan tidak ada apa-apa nya, kamu sebagai laki-laki wajib untuk mempertaruhkan dan mempertahankan harkat dan martabat keluargamu.” Tulis Saddil kemarin.

Namun diberitakan, korban yang dianiaya oleh Saddil Ramdhani juga adalah bagian dari keluarganya. Akibat penganiayaan yang dilakukan tersebut, polres kendari menaikan kasusnya dari saksi menjadi tersangka.

Saddil Ramdhani Terancam Karirnya

Kasus yang tengah menjerat saddil tersebut, dapat membuat karirnya di kancah sepak bola terancam.

Pemain muda berusia 21 tahun dan masuk dalam susunan pemain timnas senior tersebut terancam 7 tahun penjara karena penganiayaan.

Tak hanya itu, jika saddil terbukti bersalah akibat kekerasan yang dilakukannya, klub yang kini dibelanya, Bhayangkara FC juga dapat memutus kontraknya.

Kejadian Saddil Menganiaya Korbannya

Saddil yang sudah taken kontrak dengan Bhayangkara FC pulang ke kampung halaman, ia pulang lantaran sutuasi tengah darurat covid-19 (corona).

Corona mengakibatkan kompetisi liga 1 2020, sementara waktu ditunda hingga waktu telah dinyatakan aman.

Kejadian penganiayaan itu terjadi pada 27 Maret 2020 sore dan kasus tersebut dilaporkan pada 28 Maret 2020 oleh korbannya.